Logo Masjid DKM Al Hikmah
Masjid DKM Al Hikmah
Taha

QS. Taha: Taha

135 ayat • Makkiyah • Sumber: api.myquran.com

21

قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْۗ سَنُعِيْدُهَا سِيْرَتَهَا الْاُوْلٰى

Dia (Allah) berfirman, “Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,

Tafsir ringkas

Melihat perubahan wujud tongkatnya menjadi ular, Nabi Musa merasa takut. Dia berfirman untuk menenangkan hati Nabi Musa, “Wahai Musa, peganglah ia. Ambillah ular itu dan jangan takut. Kami akan mengembalikan wujud-nya kepada keadaannya semula, dari ular menjadi tongkat kembali.”

22

وَاضْمُمْ يَدَكَ اِلٰى جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاۤءَ مِنْ غَيْرِ سُوْۤءٍ اٰيَةً اُخْرٰىۙ

dan kepitlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih (bercahaya) tanpa cacat, sebagai mukjizat yang lain,

Tafsir ringkas

Allah juga memberi Nabi Musa mukjizat yang lain. Dia berfirman, “Dan kepitlah tangan kanan-mu melalui leher bajumu ke ketiak kiri-mu, kemudian tariklah keluar, niscaya ia keluar menjadi putih cemerlang dan bercahaya tanpa cacat, bagai sinar matahari yang benderang. Kami berikan itu kepadamu sebagai mukjizat yang lain, selain tongkat yang berubah menjadi ular.

23

لِنُرِيَكَ مِنْ اٰيٰتِنَا الْكُبْرٰى ۚ

untuk Kami perlihatkan kepadamu (sebagian) dari tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat besar,

Tafsir ringkas

Wahai Nabi Musa, kedua mukjizat Kami anugerahkan untuk Kami perlihatkan kepadamu sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat besar. Kami juga menjadikan keduanya sebagai penguat hatimu dalam berdakwah.”

24

اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰى ࣖ

Pergilah kepada Fir‘aun; dia benar-benar telah melampaui batas.”

Tafsir ringkas

Usai membekali Nabi Musa dengan dua mukjizat, Allah memerintahnya untuk berdakwah. Wahai Nabi Musa, pergilah kepada Fir‘aun. Sesungguhnya dia benar-benar telah melampaui batas dalam kedurhakaannya kepada-Ku dan kesewenangan terhadap sesama manusia.”

25

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙ

Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

Tafsir ringkas

Nabi Musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik. ”

26

وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙ

dan mudahkanlah untukku urusanku,

Tafsir ringkas

Nabi Musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik. ”

27

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙ

dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

Tafsir ringkas

Nabi Musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik. ”

28

يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ

agar mereka mengerti perkataanku,

Tafsir ringkas

Nabi Musa menyadari betapa berat tugas yang Allah amanahkan kepadanya. Dia memohon kepada-Nya seraya berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku sehingga jiwaku mampu menanggung tantangan tugasku, dan mudahkanlah untukku urusanku sehingga dakwahku tidak menemui kesulitan, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku yang menghalangi kelancaranku dalam menyampaikan pesan-Mu agar mereka mengerti perkataanku dengan baik. ”

29

وَاجْعَلْ لِّيْ وَزِيْرًا مِّنْ اَهْلِيْ ۙ

dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,

Tafsir ringkas

Sesudah memohon penyempurnaan dirinya, Nabi Musa memohon pengukuhan diri melalui keluarganya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku guna meringankan tugasku menyampaikan risalah-Mu. Aku berharap Engkau mengangkat Harun, saudaraku, sebagai penyokongku. Teguhkanlah kekuatanku dalam berdakwah dengan adanya dia di sampingku, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku menyampaikan risalah kepada Fir‘aun dan kaumnya.

30

هٰرُوْنَ اَخِى ۙ

(yaitu) Harun, saudaraku,

Tafsir ringkas

Sesudah memohon penyempurnaan dirinya, Nabi Musa memohon pengukuhan diri melalui keluarganya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku guna meringankan tugasku menyampaikan risalah-Mu. Aku berharap Engkau mengangkat Harun, saudaraku, sebagai penyokongku. Teguhkanlah kekuatanku dalam berdakwah dengan adanya dia di sampingku, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku menyampaikan risalah kepada Fir‘aun dan kaumnya.

31

اشْدُدْ بِهٖٓ اَزْرِيْ ۙ

teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia,

Tafsir ringkas

Sesudah memohon penyempurnaan dirinya, Nabi Musa memohon pengukuhan diri melalui keluarganya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku guna meringankan tugasku menyampaikan risalah-Mu. Aku berharap Engkau mengangkat Harun, saudaraku, sebagai penyokongku. Teguhkanlah kekuatanku dalam berdakwah dengan adanya dia di sampingku, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku menyampaikan risalah kepada Fir‘aun dan kaumnya.

32

وَاَشْرِكْهُ فِيْٓ اَمْرِيْ ۙ

dan jadikanlah dia teman dalam urusanku,

Tafsir ringkas

Sesudah memohon penyempurnaan dirinya, Nabi Musa memohon pengukuhan diri melalui keluarganya. Dia berkata, “Wahai Tuhanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku guna meringankan tugasku menyampaikan risalah-Mu. Aku berharap Engkau mengangkat Harun, saudaraku, sebagai penyokongku. Teguhkanlah kekuatanku dalam berdakwah dengan adanya dia di sampingku, dan jadikanlah dia teman dalam urusanku menyampaikan risalah kepada Fir‘aun dan kaumnya.

33

كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيْرًا ۙ

agar kami banyak bertasbih kepada-Mu,

Tafsir ringkas

Ya Allah, aku ajukan permohonan itu kepada-Mu agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, menyucikan-Mu dari segala hal yang tidak layak bagi-Mu, dan banyak mengingat-Mu atas anugerah dan nikmat yang Engkau limpahkan kepada kami. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat dan Mengetahui keadaan kami.”

34

وَّنَذْكُرَكَ كَثِيْرًا ۗ

dan banyak mengingat-Mu,

Tafsir ringkas

Ya Allah, aku ajukan permohonan itu kepada-Mu agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, menyucikan-Mu dari segala hal yang tidak layak bagi-Mu, dan banyak mengingat-Mu atas anugerah dan nikmat yang Engkau limpahkan kepada kami. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat dan Mengetahui keadaan kami.”

35

اِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيْرًا

sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami.”

Tafsir ringkas

Ya Allah, aku ajukan permohonan itu kepada-Mu agar kami banyak bertasbih kepada-Mu, menyucikan-Mu dari segala hal yang tidak layak bagi-Mu, dan banyak mengingat-Mu atas anugerah dan nikmat yang Engkau limpahkan kepada kami. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat dan Mengetahui keadaan kami.”

36

قَالَ قَدْ اُوْتِيْتَ سُؤْلَكَ يٰمُوْسٰى

Dia (Allah) berfirman, “Sungguh, telah diperkenankan permintaanmu, wahai Musa!

Tafsir ringkas

Mengabulkan permohonan Nabi Musa, Dia berfirman, “Sungguh, telah diperkenankan semua permintaanmu itu, wahai Musa. Terimalah anugerah besar Kami itu kepadamu.

37

وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً اُخْرٰىٓ ۙ

Dan sungguh, Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain (sebelum ini),

Tafsir ringkas

Dan wahai Musa, ketahuilah bahwa sesungguhnya tanpa engkau minta pun, Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain sebelum ini, yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesudah kelahiranmu sesuatu yang diilhamkan, yaitu cara menyelamatkanmu dari rencana keji Fir‘aun.

38

اِذْ اَوْحَيْنَآ اِلٰٓى اُمِّكَ مَا يُوْحٰىٓ ۙ

(yaitu) ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesuatu yang diilhamkan,

Tafsir ringkas

Dan wahai Musa, ketahuilah bahwa sesungguhnya tanpa engkau minta pun, Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain sebelum ini, yaitu ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesudah kelahiranmu sesuatu yang diilhamkan, yaitu cara menyelamatkanmu dari rencana keji Fir‘aun.

39

اَنِ اقْذِفِيْهِ فِى التَّابُوْتِ فَاقْذِفِيْهِ فِى الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِّيْ وَعَدُوٌّ لَّهٗ ۗوَاَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّيْ ەۚ وَلِتُصْنَعَ عَلٰى عَيْنِيْ ۘ

(yaitu), letakkanlah dia (Musa) di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai (Nil), maka biarlah (arus) sungai itu membawanya ke tepi, dia akan diambil oleh (Fir‘aun) musuh-Ku dan musuhnya. Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.

Tafsir ringkas

Kami ilhamkan kepada ibumu, ‘Letakkanlah dia, yaitu bayi Musa, di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai Nil yang mengalir tidak begitu deras. Ketika arus menghanyutkannya, maka biarlah aliran air sungai itu membawanya ke tepi sungai yang melewati istana Fir‘aun. Ketika saat itu tiba, dia akan diambil oleh Fir‘aun, penguasa Mesir yang merupakan musuh-Ku dan musuhnya.’ Wahai Nabi Musa, ketahuilah bahwa Aku telah melimpahkan kepadamu begitu banyak kasih sayang yang datang dari-Ku sehingga siapa saja yang memandangmu akan tertarik dan menyayangimu. Kami anugerahkan itu semua kepadamu untuk kebaikanmu dan agar engkau diasuh dengan cara terhormat di bawah pengawasan-Ku.

40

اِذْ تَمْشِيْٓ اُخْتُكَ فَتَقُوْلُ هَلْ اَدُلُّكُمْ عَلٰى مَنْ يَّكْفُلُهٗ ۗفَرَجَعْنٰكَ اِلٰٓى اُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ ەۗ وَقَتَلْتَ نَفْسًا فَنَجَّيْنٰكَ مِنَ الْغَمِّ وَفَتَنّٰكَ فُتُوْنًا ەۗ فَلَبِثْتَ سِنِيْنَ فِيْٓ اَهْلِ مَدْيَنَ ەۙ ثُمَّ جِئْتَ عَلٰى قَدَرٍ يّٰمُوْسٰى

(Yaitu) ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu dia berkata (kepada keluarga Fir‘aun), ‘Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?’ Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati. Dan engkau pernah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan (yang besar) dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan (yang berat); lalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian engkau, wahai Musa, datang menurut waktu yang ditetapkan,

Tafsir ringkas

Wahai Nabi Musa, ingatlah ketika saudara perempuanmu berjalan di sekitar istana tempat engkau berada setelah dipungut dari sungai, untuk mencari berita tentang dirimu. Ketika ia tahu engkau enggan menyusu, lalu dia berkata kepada keluarga Fir‘aun, ‘Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan menyusui dan memeliharanya?’ Mereka setuju, lalu saudaramu mengajak ibumu untuk menyusuimu. Maka, Kami mengembalikanmu kepada ibumu agar senang hatinya karena dapat memeliharamu dan tidak bersedih hati karena jauh darimu. Dan ingatlah wahai Nabi Musa pada anugerah Kami yang lain, yaitu ketika engkau setelah menginjak dewasa pernah membunuh seseorang dari penduduk Mesir, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan yang menimpamu akibat pembunuhan itu. Kami keluarkan engkau dari Mesir dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan yang berat di tempat tinggalmu yang baru. Dengan rahmat Kami engkau berhasil mengatasinya, lalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan dan menjadi menantu Nabi Syuaib. Kemudian saat ini engkau, wahai Nabi Musa, datang ke tempat ini menurut waktu yang telah ditetapkan oleh Allah.

Ayat 21–40 dari 135
arrow_back Semua surah