Kaum Samud telah mendustakan para rasul yang mengajak mereka kembali kepada jalan yang benar, yaitu menauhidkan Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain dan beribadah kepada-Nya dengan ikhlas.
Ketika saudara mereka Saleh berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?
Tafsir ringkas
Ketika saudara mereka yang berasal dari negeri dan kabilah mereka sendiri yaitu Saleh berkata kepada mereka dengan maksud menasihati, "Mengapa kamu tidak bertakwa dengan menjaga diri kamu dari murka Allah, dengan menauhidkan-Nya dan menjalani semua perintahnya?"
143
اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌ ۙ
Sungguh, aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsir ringkas
"Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan Allah yang diutus kepadamu, untuk mengingatkanmu akan jalan kebenaran untuk kebaikanmu juga."
144
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir ringkas
Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku terhadap apa yang aku perintahkan dan yang aku larang kepadamu.
Dan aku tidak meminta sesuatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, imbalanku hanyalah dari Tuhan seluruh alam.
Tafsir ringkas
Dan aku tidak meminta suatu imbalan kepadamu atas ajakan itu, baik berupa materi atau non materi. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Tuhan Pemelihara seluruh alam. Dialah yang mengutusku.
146
اَتُتْرَكُوْنَ فِيْ مَا هٰهُنَآ اٰمِنِيْنَ ۙ
Apakah kamu (mengira) akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
Tafsir ringkas
Apakah kamu mengira akan dibiarkan tinggal di sini di negeri kamu ini dengan segala kenikmatannya, dengan aman, tanpa harus bertanggung jawab terhadap Tuhan yang menciptakan kamu?
147
فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ
di dalam kebun-kebun dan mata air,
Tafsir ringkas
Di dalam kebun-kebun yang rindang serta mata air yang jernih dan melimpah,
148
وَّزُرُوْعٍ وَّنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيْمٌ ۚ
dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.
Tafsir ringkas
dan tanaman-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut yang akan menghasilkan buah kurma yang enak dan lezat.
Dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah;
Tafsir ringkas
dan kamu pahat dengan terampil sebagian gunung-gunung batu yang demikian besar untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin dan kepiawaian; tapi semua itu kamu lakukan dengan penuh kesombongan dan kepongahan, bukan untuk kemanfaatan semata.
150
فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ ۚ
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Tafsir ringkas
Maka bertakwalah kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya dan taatlah kepadaku terhadap apa yang aku sampaikan kepadamu, karena aku adalah utusan Allah;
151
وَلَا تُطِيْعُوْٓا اَمْرَ الْمُسْرِفِيْنَ ۙ
dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
Tafsir ringkas
Dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melampaui batas,
yang berbuat kerusakan di bumi dan tidak mengadakan perbaikan.”
Tafsir ringkas
Mereka adalah para pemuka masyarakatmu yang kafir, sombong, berbuat kerusakan, keonaran, dan kemaksiatan di muka bumi dan mereka sama sekali tidak mengadakan perbaikan dalam kehidupan mereka." Mereka yang dimaksud Nabi Saleh berjumlah 9 orang (lihat surah an-Naml/27:48) dan tinggal dikawasan antara Madinah dan Yordania yang disebut dengan negeri Mada'in tempat tinggal kaum Samud.
Mereka berkata, “Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir;
Tafsir ringkas
Akan tetapi mereka menolak dakwah Nabi Saleh dengan berkata, "Sungguh, engkau hanyalah termasuk orang yang kena sihir, karena apa yang engkau dakwahkan tidak sesuai dengan kebiiasaan kami.
engkau hanyalah manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat jika engkau termasuk orang yang benar.”
Tafsir ringkas
Engkau wahai Saleh, tidak lain hanyalah seorang manusia biasa seperti kami; makan, minum, dan lain-lainnya. Mengapa hanya engkau yang diberi wahyu? Maka, oleh karena itu, datangkanlah sesuatu mukjizat, kejadian yang luar biasa jika engkau memang termasuk orang-orang yang benar”, bahwa kamu adalah utusan Allah."
Dia (Saleh) menjawab, “Ini seekor unta betina, yang berhak mendapatkan (giliran) minum, dan kamu juga berhak mendapatkan minum pada hari yang ditentukan.
Tafsir ringkas
Kemudian Nabi Saleh meminta kepada Allah agar diturunkan tanda-tanda kebesaran-Nya sebagaimana yang dimintakan oleh kaum-nya. Lalu Allah memenuhi permintaan Nabi Saleh dengan keluarnya seekor unta dari batu-batu besar yang ada di sekeliling mereka. Nabi Shaleh menjelaskan, “Ini seekor unta betina, sebagai pertanda kebenaran kenabianku seperti apa yang kamu inginkan, dengan dua ketentuan. Pertama, Dia berhak mendapatkan giliran untuk mendapatkan air minum pada satu hari, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu, secara bergiliran.
Dan jangan kamu menyentuhnya (unta itu) dengan sesuatu kejahatan, nanti kamu akan ditimpa azab pada hari yang dahsyat.”
Tafsir ringkas
Dan, ketentuan kedua, janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, baik dengan memukulnya apalagi membunuhnya, hal yang menyebabkan kamu akan ditimpa azab hari yang besar.
157
فَعَقَرُوْهَا فَاَصْبَحُوْا نٰدِمِيْنَ ۙ
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka merasa menyesal,
Tafsir ringkas
Ternyata mereka melanggar ketentuan ini. Kemudian salah seorang di antara mereka membunuhnya, sementara yang lain mendiamkannya saja, sebagai tanda persetujuan. Dengan persetujuan ini semuanya dianggap ikut terlibat dalam pembunuhan itu. Lalu mereka merasa menyesal atas apa yang telah mereka lakukan, karena mereka tahu akan akibat dari perbuatan mereka yaitu datangnya siksaan Allah. Tapi tak berguna lagi penyesalan itu. Mereka diberi tenggat waktu sampai tiga hari, (Lihat: Surah Hud/11: 65) lalu datanglah azab yang mereka takutkan.
maka mereka ditimpa azab. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir ringkas
Maka mereka ditimpa azab. yaitu suara yang menggelegar disertai dengan guncangan bumi yang dahsyat (lihat: Surah Hùd/11:67) dan (al-Hàqqah/69: 4). Mereka semua mati bergelimpangan, kecuali nabi Saleh dan orang-orang yang beriman kepadanya. Sungguh, pada yang demikian itu, terdapat tanda yang nyata atas kemahakuasaan Allah dan bahwa janji dan ancaman Allah itu benar adanya. Tetapi kebanyakan mereka tidak beriman, hati mereka terkunci mati oleh kesombongan mereka.
159
وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ
Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Penyayang.
Tafsir ringkas
Dan Sungguh Tuhanmu, Dialah yang Maha Perkasa, yang tidak ada yang mampu mengalahkan-Nya, Banyaknya orang yang ingkar kepada-Nya tidak mengurangi sedikit pun kekuasaan-Nya. Dia juga Maha Penyayang yang masih memberikan kesempatan kepada yang berdurhaka untuk kembali bertobat.
160
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَ ۖ
Kaum Lut telah mendustakan para rasul,
Tafsir ringkas
Nabi Luth adalah keponakan Nabi Ibrahim. Kaumnya mendiami negeri Sodom, di dataran rendah Yordania. Mereka melakukan kejahatan seksual yaitu sodomi. Kaum Luth telah mendustakan para rasul. Setiap rasul dan penggiat kebenaran pasti mendapatkan tantangan dari banyak pihak. Nabi Luth menyeru kaumnya untuk kembali ke jalan yang benar.