Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,
Tafsir ringkas
Bila pada akhir Surah Yàsìn Allah menjelaskan keesaan dan kekuasaan-Nya pada hari Kiamat, pada permulaan surah ini Allah menegaskan bukti kekuasaan-Nya di alam raya. Demi rombongan malaikat yang berbaris bersaf-saf dengan rapi dalam melaksanakan tugas dan perintah Allah;
2
فَالزّٰجِرٰتِ زَجْرًاۙ
demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,
Tafsir ringkas
Demi rombongan malaikat yang mencegah dengan sungguh-sungguh pelaku tindakan menyimpang, dalam rangka menegakkan aturan dan keseimbangan alam;
3
فَالتّٰلِيٰتِ ذِكْرًاۙ
demi (rombongan) yang membacakan peringatan,
Tafsir ringkas
Demi rombongan malaikat yang membacakan ayat-ayat yang berisi peringatan dan pelajaran yang agung,
4
اِنَّ اِلٰهَكُمْ لَوَاحِدٌۗ
sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.
Tafsir ringkas
Sungguh, Tuhanmu yang berhak disembah benar-benar Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya baik dalam pekerjaan maupun sifat-Nya.
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.
Tafsir ringkas
Dialah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan yang menciptakan tempat-tempat terbitnya matahari, bulan, bintang, planet, dan benda langit lainnya.
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat), dengan hiasan bintang-bintang.
Tafsir ringkas
Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia yang terdekat dengan bumi dengan hiasan bintang-bintang dan planet-planet yang begitu indah.
7
وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍۚ
Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka,
Tafsir ringkas
Dan Kami telah menjadikan bintang-bintang itu sebagai pelindung langit yang menjaganya dari setiap setan yang durhaka yang hendak mencuri dengar kabar-kabar masa depan.
mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,
Tafsir ringkas
Dengan adanya penjagaan ketat terhadap setan-setan durhaka itu, mereka tidak dapat mendengar pembicaraan para malaikat yang akan menyampaikan wahyu kepada rasul-Nya. Dan mereka dilempari dengan benda langit yang menyala dari segala penjuru sehingga mereka tidak bisa menambah atau mengurangi wahyu yang akan diturunkan.
9
دُحُوْرًا وَّلَهُمْ عَذَابٌ وَّاصِبٌ
untuk mengusir mereka dan mereka akan mendapat azab yang kekal,
Tafsir ringkas
Kami lemparkan benda langit ke arah setan-setan durhaka itu untuk mengusir mereka dan mereka pun kelak akan mendapat azab yang kekal dan pedih di akhirat.
kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.
Tafsir ringkas
Setan-setan itu tidak dapat mendengar pembicaraan para malaikat, kecuali setan yang berhasil mencuri pembicaraan dengan cepat, maka ia dikejar oleh bintang yang menyala sehingga mereka pun terbakar.
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Tafsir ringkas
Usai menjelaskan bukti-bukti kekuasaan-Nya di alam raya, Allah beralih membuktikan kuasa-Nya dalam menciptakan manusia. Wahai Nabi Muhammad, maka tanyakanlah kepada mereka yang musyrik, “Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu yakni malaikat, langit, dan bumi seisinya?” Sesungguhnya Kami telah menciptakan Nabi Adam, yaitu nenek moyang mereka dari tanah liat.
12
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُوْنَ ۖ
Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).
Tafsir ringkas
Bahkan, wahai Nabi Muhammad, engkau menjadi heran atas keingkaran mereka terhadap risalahmu, hari kebangkitan, dan kekuasaan Allah, dan mereka menghinakan engkau karena keherananmu itu dan mereka pun menyepelekan hari kebangkitan.
13
وَاِذَا ذُكِّرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَ ۖ
Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.
Tafsir ringkas
Dan apabila mereka diberi peringatan sebagimana yang dijelaskan dalam Al-Qur'an, mereka tidak mengindahkannya, bahkan berpaling darinya.
14
وَاِذَا رَاَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.
Tafsir ringkas
Dan apabila mereka melihat suatu tanda kebesaran Allah berupa mukjizat yang diberikan kepada Nabi, seperti terbelahnya rembulan dan semisalnya, mereka memperolok-olokkan-nya.
15
وَقَالُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ ۚ
Dan mereka berkata, “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
Tafsir ringkas
Dan mereka berkata dengan nada sinis, “Wahai Muhammad, apa yang engkau tunjukkan ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”
Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?
Tafsir ringkas
Mereka berkata pula, “Apabila kami telah mati dan jasad-jasad kami telah berubah menjadi tanah dan tulang-belulang yang lapuk dan hancur, apakah benar kami akan dibangkitkan kembali seperti semula?
17
اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَۗ
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?”
Tafsir ringkas
dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu mati akan dibangkitkan pula?”
18
قُلْ نَعَمْ وَاَنْتُمْ دَاخِرُوْنَۚ
Katakanlah (Muhammad), “Ya, dan kamu akan terhina.”
Tafsir ringkas
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada mereka, “Ya, Allah akan membangkitkan seluruh umat manusia, dan kamu akan dibangkitkan di hadapan-Nya dalam keadaan rendah dan terhina.”
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.
Tafsir ringkas
Membangkitkan makhluk yang sudah mati bukanlah hal yang sulit bagi Allah. Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja, yaitu tiupan sangkakala Israfil, maka seketika itu pula mereka melihatnya. Mereka akan menyaksikan betapa dahsyat hari Kiamat dan azab Allah.
20
وَقَالُوْا يٰوَيْلَنَا هٰذَا يَوْمُ الدِّيْنِ
Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu.”
Tafsir ringkas
Bisa saja orang-orang musyrik dan kafir itu mengingkari hari kebangkitan, tetapi mereka pasti akan menyesalinya di akhirat nanti. Dan mereka berkata, “Alangkah celaka kami! Kiranya inilah hari pembalasan itu, di mana amal perbuatan kita akan diperhitungkan.”