Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka. Mereka tidak disentuh oleh azab dan tidak bersedih hati.
Tafsir ringkas
Dan pada hari itu Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan dan keberhasilan mereka. Hal itu mereka peroleh karena telah mengikuti petunjuk Allah. Mereka tidak disentuh sedikit pun oleh azab dan mereka pun tidak pula bersedih hati.
Allah pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu.
Tafsir ringkas
Pada ayat-ayat yang lalu digambarkan kemahakuasaan Allah menjatuhkan sanksi bagi orang yang durhaka, dan melimpahkan anugerah bagi orang yang taat. Pada ayat-ayat berikut, Al-Qur’an merinci lebih detail tentang Kemahakuasaan Allah itu. Allah Yang Maha Esa adalah pencipta segala sesuatu dan hanya Dia sajalah, tidak ada yang lain, Maha Pemelihara atas segala sesuatu itu.
Milik-Nyalah kunci-kunci (perbenda-haraan) langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, mereka itulah orang yang rugi.
Tafsir ringkas
Dan milik-Nyalah kunci-kunci perbendaharaan langit dan bumi. Dan orang-orang yang kafir yakni ingkar terhadap ayat-ayat Allah dan memperolok-olokkannya, mereka itulah orang yang mengalami kerugian.
Katakanlah (Muhammad), “Apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, wahai orang-orang yang bodoh?”
Tafsir ringkas
Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, “Apakah kamu masih menyuruh aku menyembah selain Allah, wahai orang-orang yang bodoh? Padahal sudah sangat jelas bukti-bukti keesaan dan kemahakuasaan-Nya dari yang lain.”
Dan sungguh, telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, “Sungguh, jika engkau mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah engkau termasuk orang yang rugi.
Tafsir ringkas
Dan ingatlah, sungguh telah diwahyukan kepadamu, wahai Nabi Muhammad, dan juga telah diwahyukan kepada nabi-nabi yang sebelummu, “Sungguh Aku tegaskan, jika engkau mempersekutukan-Ku dengan yang lain, sebagaimana ajakan mereka kepadamu, niscaya akan hapuslah seluruh amalmu dan tentulah engkau akan termasuk ke dalam kelompok orang yang rugi.
66
بَلِ اللّٰهَ فَاعْبُدْ وَكُنْ مِّنَ الشّٰكِرِيْنَ
Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur.”
Tafsir ringkas
Oleh karena itu, janganlah penuhi ajakan mereka, hendaklah Allah Yang Maha Esa saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur.”
Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Dia dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.
Tafsir ringkas
Dalam ayat-ayat yang lalu, Allah digambarkan sebagai Pencipta dan Pemilik segala, dan Nabi Muhammad diperintah untuk menolak ajakan orang-orang musyrik Mekah untuk menyembah selain Allah. Ayat-ayat berikut membawa kecaman terhadap orang-orang musyrik tersebut. Dan ketahuilah bahwa dengan ajakan menyekutukan Allah itu, mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya, padahal bumi dengan seluruh isi-nya berada dalam genggaman tangan-Nya pada hari Kiamat, dan demikian pula langit dengan seluruh lapisannya digulung oleh Allah dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Dia dari segala apa yang tidak wajar bagi-Nya dan Mahatinggi Dia dari segala apa yang mereka persekutukan dengan-Nya.
Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).
Tafsir ringkas
Dan ketahuilah bahwa ketika sangkakala pun ditiup oleh malaikat Israfil, maka matilah semua makhluk yang ada di langit dan juga makhluk yang ada di bumi, kecuali mereka yang dikehendaki Allah untuk mati pada saat yang lain sesudah itu. Kemudian sesudah waktu berlalu sekian lama, sangkakala itu ditiup sekali lagi, maka seketika itu dengan serta merta mereka bangun dari kuburnya menunggu keputusan Allah bagi diri masing-masing.
Dan bumi (padang Mahsyar) menjadi terang benderang dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada masing-masing), nabi-nabi dan saksi-saksi pun dihadirkan, lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil, sedang mereka tidak dirugikan.
Tafsir ringkas
Dan bersamaan dengan itu, bumi, yakni Padang Mahsyar, tempat semua makhluk berkumpul untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan, menjadi terang benderang dengan cahaya keadilan Tuhannya; dan buku-buku rekam jejak perbuatan diberikan dan kemudian dibaca oleh mereka masing-masing satu persatu Nabi-nabi menjadi saksi bagi umatnya, dan saksi-saksi atas amal mereka-pun dihadirkan, lalu diberikan keputusan oleh Allah di antara mereka satu persatu secara adil, sedang mereka tidak dirugikan sedikit pun.
Dan kepada setiap jiwa diberi balasan dengan sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya dan Dia lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Tafsir ringkas
Dan sebagai bukti atas keadilan putusan itu, kepada setiap jiwa diberi balasan yang setimpal dengan sempurna sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya, dan Dia Allah Hakim Yang Maha Adil lebih mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Orang-orang yang kafir digiring ke neraka Jahanam secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (neraka) pintu-pintunya dibukakan dan penjaga-penjaga berkata kepada mereka, “Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul dari kalangan kamu yang membacakan ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan (dengan) harimu ini?” Mereka menjawab, “Benar, ada,” tetapi ketetapan azab pasti berlaku terhadap orang-orang kafir.
Tafsir ringkas
Pada ayat yang lalu dinyatakan bahwa di Padang Mahsyar digelar peradilan yang mengadili setiap perbuatan manusia, dan Allah akan menjatuhkan putusan-Nya dalam peradilan itu dengan seadil-adilnya tanpa ada yang dirugikan. Pada ayat-ayat berikut digambarkan bagai-mana putusan itu dilaksanakan. Pada waktu itu, orang-orang yang kafir digiring ke pintu neraka Jahanam secara berombongan. Sehingga apabila mereka telah sampai kepadanya yakni ke neraka, kemudian pintu-pintunya dibukakan, dan penjaga-penjaga neraka itu berkata kepada mereka, “Apakah sebelum ini belum pernah datang kepadamu rasul-rasul yang dipilih dari kalangan masyarakat kamu sendiri, yang membacakan ayat-ayat Tuhanmu, dan juga memperingatkan kepadamu akan keniscayaan pertemuan dengan harimu ini?” Mereka menjawab, “Benar, para rasul memang ada dan telah memperingatkan kami tentang hari ini, tetapi kami mendustakannya.” Namun demikian, ketetapan azab pasti tetap berlaku terhadap orang-orang kafir.
Dikatakan (kepada mereka), “Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu, (kamu) kekal di dalamnya.” Maka (neraka Jahanam) itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang menyombongkan diri.
Tafsir ringkas
Setelah mendengar pengakuan itu, seketika dikatakan kepada orang-orang kafir itu, “Masukilah pintu-pintu neraka Jahanam itu sesuai dengan tingkat kedurhakaan yang kalian lakukan, dan kamu akan kekal di dalamnya selama-lamanya.” Maka sungguh neraka Jahanam itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang angkuh dan menyombongkan diri.
Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.”
Tafsir ringkas
Dan pada waktu yang bersamaan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dan beramal saleh, diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka telah sampai kepadanya yakni ke pintu surga dan kemudian pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan senantiasa dilimpahkan atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah dengan suka cita, dan kamu kekal menetap di dalamnya untuk selama-lamanya.”
Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah memberikan tempat ini kepada kami sedang kami (diperkenankan) menempati surga di mana saja yang kami kehendaki.” Maka (surga itulah) sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.
Tafsir ringkas
Mereka dipersilakan masuk dengan penuh suka cita, dan mereka pun lalu berkata, “Segala puji bagi Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah memenuhi janji-Nya melalui para rasul kepada kami, dan telah memberikan tempat, yakni surga, ini kepada kami, sedang kami diperkenankan menempati surga di mana saja yang kami kehendaki.” Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal kebajikan di dunia.
Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat melingkar di sekeliling ‘Arsy, bertasbih sambil memuji Tuhannya; lalu diberikan keputusan di antara mereka (hamba-hamba Allah) secara adil dan dikatakan, “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.”
Tafsir ringkas
Dan engkau, wahai Nabi Muhammad, akan melihat malaikat-mala-ikat melingkar di sekeliling ‘Arsy, bertasbih secara terus-menerus sambil memuji Tuhannya; lalu setelah itu diberikan keputusan yang pasti di antara mereka hamba-hamba Allah itu secara adil, dan dikatakan kepada mereka ucapan sanjungan, “Alhamdulillàhi rabbil ‘àlamìn”, Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.”