Uraian pada akhir Surah al-Qamar tentang keagungan kuasa Allah dan kesempurnaan kodrat-Nya disusul dengan penjelasan mengenai limpahan rahmat Allah kepada makhluk-Nya, yang disebutkan dalam Surah ar-Rahmàn. Surah ini diawali dengan nama-Nya yang indah. Dialah Allah Yang Maha Pengasih kepada makhluk, baik jin, manusia, hewan, tumbuhan, dan lainnya dalam kehidupan mereka di dunia.
2
عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ
Yang telah mengajarkan Al-Qur'an.
Tafsir ringkas
Allah menyebut rahmat-Nya yang paling agung. Dialah Tuhan Yang telah mengajarkan Al-Qur’an kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
3
خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ
Dia menciptakan manusia,
Tafsir ringkas
Dia juga yang menciptakan manusia,
4
عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
mengajarnya pandai berbicara.
Tafsir ringkas
makhluk yang paling memerlukan tuntunan-Nya, dan kemudian mengajarnya pandai berbicara untuk mengungkapkan ide dalam benaknya.
5
اَلشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍۙ
Matahari dan bulan beredar menurut perhitungan,
Tafsir ringkas
Di antara tanda kekuasaan-Nya adalah bahwa matahari dan bulan beredar pada porosnya menurut perhitungan yang sangat teliti dan tepat tanpa cacat;
6
وَّالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ
dan tetumbuhan dan pepohonan, keduanya tunduk (kepada-Nya).
Tafsir ringkas
dan tetumbuhan tak berbatang dan pepohonan berbatang pun keduanya tunduk kepada ketentuan-Nya.
7
وَالسَّمَاۤءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيْزَانَۙ
Dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan,
Tafsir ringkas
Dan Dia telah menciptakan langit. Langit itu telah ditinggikan-Nya setelah sebelumnya menyatu dengan bumi dalam bentuk gumpalan, dan Dia ciptakan keseimbangan dengan mantap
8
اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ
agar kamu jangan merusak keseimbangan itu,
Tafsir ringkas
agar kamu jangan merusak keseimbangan itu dengan berbuat melampaui batas,
dan tegakkanlah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu.
Tafsir ringkas
dan karenanya tegakkanlah keseimbangan itu dalam segala bentuknya, termasuk kepada dirimu atau keluargamu, dengan adil sehingga menguntungkan semua pihak, dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu dengan cara dan bentuk apa pun.
10
وَالْاَرْضَ وَضَعَهَا لِلْاَنَامِۙ
Dan bumi telah dibentangkan-Nya untuk makhluk(-Nya),
Tafsir ringkas
Usai menjelaskan neraca keseimbangan di alam semesta, Allah kemudian berbicara tentang bumi. Dan di samping langit yang diatur dengan baik, bumi pun telah dibentangkan dan dihamparkan-Nya untuk kenyamanan semua makhluk yang menghuninya.
di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
Tafsir ringkas
Bumi tidak hanya dihamparkan. Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
12
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُۚ
dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
Tafsir ringkas
tempat buah sebelum kemunculannya, dan ada pula biji-bijian yang berkulit pelindung dan bunga-bunga yang harum baunya.
13
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Tafsir ringkas
Setelah memaparkan nikmat dan anugerah-Nya, Allah lalu menantang jin dan manusia, “Wahai manusia dan jin, nikmat-nikmat Allah begitu banyak, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, Apakah nikmat yang sudah disebutkan ataukah yang lainnya?
14
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
Tafsir ringkas
Setelah menjelaskan penciptaan langit dan bumi seisinya, Allah menjelaskan penciptaan manusia dan jin. Dia menciptakan jenis manusia dari tanah kering seperti tembikar,
15
وَخَلَقَ الْجَاۤنَّ مِنْ مَّارِجٍ مِّنْ نَّارٍۚ
dan Dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap.
Tafsir ringkas
dan Dia menciptakan jenis jin dari nyala api yang murni tanpa asap.
16
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Tafsir ringkas
Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
17
رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِۚ
Tuhan (yang memelihara) dua timur dan Tuhan (yang memelihara) dua barat.
Tafsir ringkas
Allah Yang Maha Pencipta itu adalah Tuhan yang memelihara dan mengendalikan dua timur, yaitu dua tempat terbit matahari pada musim panas dan musim dingin, dan Dia pula Tuhan yang memelihara dan mengendalikan dua barat, yaitu tempat terbenamnya matahari pada kedua musim tersebut.
18
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Tafsir ringkas
Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
19
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيٰنِۙ
Dia membiarkan dua laut mengalir yang (kemudian) keduanya bertemu,
Tafsir ringkas
Dia membiarkan bebas dua laut mengalir berdampingan yang kemudian keduanya bertemu pada permukaannya.
20
بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيٰنِۚ
di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.
Tafsir ringkas
Di antara keduanya ada batas yang diciptakan Allah sehingga batas itu tidak dilampaui oleh masing-masing.