Logo Masjid DKM Al Hikmah
Masjid DKM Al Hikmah
Al-Hijr

QS. Al-Hijr: Hijr

99 ayat • Makkiyah • Sumber: api.myquran.com

41

قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ

Dia (Allah) berfirman, “Ini adalah jalan yang lurus (menuju) kepada-Ku.”

Tafsir ringkas

Pernyataan Iblis itu dijawab oleh Allah dengan berfirman, "Ini, yakni apa yang engkau katakan, baik yang engkau kecualikan maupun yang tidak, adalah jalan yang lurus, yang merupakan jalan kebenaran dan mengarah ke-pada-Ku, yakni sesuatu ketentuan yang telah ditentukan dengan ketetapan dan kebijaksanaan-Ku."

42

اِنَّ عِبَادِيْ لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغٰوِيْنَ

Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.

Tafsir ringkas

Allah melanjutkan firman-Nya, "Sesungguhnya kamu, wahai Iblis, tidak punya kuasa atas hamba-hamba-Ku. Engkau tidak akan mampu menjerumuskan dan memalingkan mereka dari ketaatan kepada-Ku, kecuali mereka yang mengikuti godaan-mu dan enggan bertobat, yaitu orang yang sesat."

43

وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ

Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya.

Tafsir ringkas

Allah telah menyiapkan neraka Jahanam bagi orang-orang yang sesat dan enggan bertobat. Allah berfirman, "Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar tempat berkumpul dan tempat kembali yang telah dijanjikan untuk mereka semuanya, yakni para pengikut Iblis."

44

لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ ࣖ

(Jahanam) itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka.

Tafsir ringkas

Allah lalu menggambarkan bahwa Jahanam yang menjadi tempat mereka dikumpulkan dan disiksa itu mempunyai tujuh pintu. Setiap pintu telah ditetapkan untuk menjadi tempat masuk dan tempat penyiksaan bagi golongan tertentu dari mereka.

45

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۗ

Sesungguhnya orang yang bertakwa itu berada dalam surga-surga (taman-taman), dan (di dekat) mata air (yang mengalir).

Tafsir ringkas

Usai menggambarkan siksaan dalam neraka Jahanam yang menanti orang-orang yang sesat dan enggan bertobat, dalam ayat-ayat berikut Allah menjelaskan balasan bagi hamba-hamba-Nya yang taat dan patuh. Allah menyatakan bahwa sesungguhnya orang yang bertakwa itu, yakni mereka yang mematuhi petunjuk Allah dan berserah diri kepada-Nya, berada dalam surga-surga. Mereka tinggal dan mendapat ganjaran di taman-taman yang keindahannya tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Dan di dekat kediaman mereka dijumpai mata air yang mengalir.

46

اُدْخُلُوْهَا بِسَلٰمٍ اٰمِنِيْنَ

(Allah berfirman), “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman.”

Tafsir ringkas

Ketika orang-orang yang bertakwa itu hendak memasuki pintu surga, malaikat menyambut mereka, "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera dan aman dari kekurangan, ketakutan, kesedihan, kegundahan, bahkan bencana dan malapetaka."

47

وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ اِخْوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.

Tafsir ringkas

Allah menjelaskan dalam ayat-ayat berikut kondisi kejiwaan dan hubungan timbal-balik di antara orang-orang yang bertakwa di surga. Allah menyatakan, "Dan di surga kelak akan Kami lenyapkan segala rasa dendam, benci, dengki, dan iri yang ada dan terpendam dalam hati mereka selama di dunia. Dengan demikian, mereka merasa bersaudara dan bersahabat satu dengan lainnya dalam suasana bahagia dan gembira. Mereka duduk saling berhadapan di atas dipan-dipan yang telah disiapkan bagi mereka. (Lihat: Surah al-Wa qi'ah/56: 15“23)

48

لَا يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ

Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka tidak akan dikeluarkan darinya.

Tafsir ringkas

Selain itu, mereka juga tidak merasa lelah, letih, maupun jenuh di dalamnya. Mereka tidak lagi perlu bersusah payah melakukan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, seperti yang dulu mereka lakukan di dunia. Apa saja yang mereka butuhkan sudah tersedia di dalam surga, dan lebih dari itu, mereka pun tidak akan dikeluarkan darinya; mereka kekal dalam kenikmatan surga itu.

49

۞ نَبِّئْ عِبَادِيْٓ اَنِّيْٓ اَنَا الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُۙ

Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa Akulah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang,

Tafsir ringkas

Usai menjelaskan kedudukan dan siksa yang Allah siapkan bagi orang-orang kafir di neraka, dan ganjaran yang Dia janjikan bagi orangorang yang bertakwa di surga, Allah lalu meminta Nabi Muhammad untuk menyampaikan kabar gembira kepada mereka semua, baik yang taat maupun yang durhaka. Allah berfirman, "Kabarkanlah, wahai Nabi Muhammad, kepada hamba-hamba-Ku yang taat maupun yang bergelimang dosa dan hendak bertobat bahwa Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan katakan pula kepada orang-orang yang kafir dan para pendosa yang enggan bertobat bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.

50

وَاَنَّ عَذَابِيْ هُوَ الْعَذَابُ الْاَلِيْمُ

dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.

Tafsir ringkas

Usai menjelaskan kedudukan dan siksa yang Allah siapkan bagi orang-orang kafir di neraka, dan ganjaran yang Dia janjikan bagi orangorang yang bertakwa di surga, Allah lalu meminta Nabi Muhammad untuk menyampaikan kabar gembira kepada mereka semua, baik yang taat maupun yang durhaka. Allah berfirman, "Kabarkanlah, wahai Nabi Muhammad, kepada hamba-hamba-Ku yang taat maupun yang bergelimang dosa dan hendak bertobat bahwa Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan katakan pula kepada orang-orang yang kafir dan para pendosa yang enggan bertobat bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.

51

وَنَبِّئْهُمْ عَنْ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَۘ

Dan kabarkanlah (Muhammad) kepada mereka tentang tamu Ibrahim (malaikat).

Tafsir ringkas

Pada ayat-ayat sebelumnya Allah meminta Nabi Muhammad menyampaikan berita penting terkait beberapa sifat Allah kepada yang bertakwa dan keadilan Allah kepada yang durhaka. Pada ayat-ayat berikut Allah juga meminta beliau menyampaikan kabar penting menyangkut sikap orang-orang musyrik yang menuntut turunnya malaikat kepada Nabi Ibrahim. Perintah Allah itu berbunyi, "Dan kabarkanlah pula berita penting yang lain kepada mereka tentang para malaikat yang Allah turunkan sebagai tamu Ibrahim.

52

اِذْ دَخَلُوْا عَلَيْهِ فَقَالُوْا سَلٰمًاۗ قَالَ اِنَّا مِنْكُمْ وَجِلُوْنَ

Ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, “Salam.” Dia (Ibrahim) berkata, “Kami benar-benar merasa takut kepadamu.”

Tafsir ringkas

Kabarkanlah bagaimana ketika mereka masuk ke tempatnya, yaitu rumah Nabi Ibrahim, lalu mereka mengucapkan, 'Salam' kepadanya. Nabi Ibrahim pun menjawab, "Salam". Tidak lama kemudian Nabi Ibrahim menyuguhkan daging sapi muda yang dipanggang. Tidak satu pun dari para tamu itu menjamah suguhan Nabi Ibrahim. Ini merupakan hal yang tidak wajar. Melihat keanehan itu, Dia (Ibrahim) berkata, "Kami, yakni aku dan istriku, benar-benar merasa takut kepadamu." (Lihat: Surah Hud/11: 70)

53

قَالُوْا لَا تَوْجَلْ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمٍ عَلِيْمٍ

(Mereka) berkata, “Janganlah engkau merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang pandai (Ishak).”

Tafsir ringkas

Mendengar ucapan Nabi Ibrahim, mereka, yakni para tamu itu, berkata, "Janganlah engkau merasa takut atas kedatangan kami, karena sesungguhnya kami datang untuk memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang sehat, yang akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang pandai dan luas serta dalam pengetahuannya. Kelak engkau akan memberinya nama Ishak." (Lihat: Surah ash-shaffat/ 37: 112)

54

قَالَ اَبَشَّرْتُمُوْنِيْ عَلٰٓى اَنْ مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُوْنَ

Dia (Ibrahim) berkata, “Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, lalu (dengan cara) bagaimana kamu memberi (kabar gembira) tersebut?”

Tafsir ringkas

Heran dengan berita itu, dia (Ibrahim) berkata, "Wahai tamuku, benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiran seorang anak yang telah lama aku impikan, padahal usiaku telah lanjut dan kekuatanku pun sudah melemah? Rasanya tidak mungkin lagi bagiku untuk mendapatkan anak seperti yang kamu katakan. Lalu, bagaimana kamu memberi kabar gembira tersebut; yakni bagaimana hal itu dapat terwujud?" (Lihat: Surah Hud/11: 72)

55

قَالُوْا بَشَّرْنٰكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِّنَ الْقٰنِطِيْنَ

(Mereka) menjawab, “Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa.”

Tafsir ringkas

Mereka menjawab untuk meyakinkan Ibrahim, "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar. Apa yang kami sampaikan kepadamu adalah hal yang benar adanya, dan itu akan menjadi suatu kenyataan bagimu. Maka, janganlah engkau termasuk orang yang berputus asa dari nikmat dan karunia Allah."

56

قَالَ وَمَنْ يَّقْنَطُ مِنْ رَّحْمَةِ رَبِّهٖٓ اِلَّا الضَّاۤلُّوْنَ

Dia (Ibrahim) berkata, “Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat.”

Tafsir ringkas

Dia (Ibrahim) berkata menanggapi pernyataan tamunya, "Ketahuilah, tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat dan karunia Tuhannya kecuali orang yang sesat. Mereka adalah orang-orang yang menyimpang dari jalan Tuhan atau tidak menemukan jalan yang benar, dan tidak mengetahui kekuasaan Allah. Aku bukanlah orang yang demikian, karena itu aku tidak pernah berputus asa dari rahmat-Nya."

57

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَ

Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah urusanmu yang penting, wahai para utusan?”

Tafsir ringkas

Setelah Ibrahim yakin tamu-tamunya adalah malaikat, dia berkata, "Apakah urusanmu yang penting selain membawa kabar gembira itu kepada kami, wahai para utusan Allah?"

58

قَالُوْٓا اِنَّآ اُرْسِلْنَآ اِلٰى قَوْمٍ مُّجْرِمِيْنَۙ

(Mereka) menjawab, “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa,

Tafsir ringkas

Mereka menjawab, "Selain membawa berita gembira tentang kelahiran anakmu, sesungguhnya kami juga diutus oleh Allah kepada kaum Nabi Lut yang berdosa dan durhaka. Kami diutus untuk membinasakan mereka.

59

اِلَّآ اٰلَ لُوْطٍۗ اِنَّا لَمُنَجُّوْهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ

kecuali para pengikut Lut. Sesungguhnya kami pasti menyelamatkan mereka semuanya,

Tafsir ringkas

Allah menyatakan bahwa kami akan membinasakan kaum Nabi Lut yang berdosa, kecuali para pengikut Lut. Sesungguhnya Kami pasti menyelamatkan mereka semuanya dari kebinasaan itu, kecuali istrinya. Dia dibinaskan bersama kaum Nabi Lut lainnya. Kami telah menentukan keputusan sesuai perintah Allah kepada kami bahwa sesungguhnya dia termasuk orang yang tertinggal bersama orang kafir lainnya."

60

اِلَّا امْرَاَتَهٗ قَدَّرْنَآ اِنَّهَا لَمِنَ الْغٰبِرِيْنَ ࣖ

kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa dia termasuk orang yang tertinggal (bersama orang kafir lainnya).”

Tafsir ringkas

Allah menyatakan bahwa kami akan membinasakan kaum Nabi Lut yang berdosa, kecuali para pengikut Lut. Sesungguhnya Kami pasti menyelamatkan mereka semuanya dari kebinasaan itu, kecuali istrinya. Dia dibinaskan bersama kaum Nabi Lut lainnya. Kami telah menentukan keputusan sesuai perintah Allah kepada kami bahwa sesungguhnya dia termasuk orang yang tertinggal bersama orang kafir lainnya."

Ayat 41–60 dari 99
arrow_back Semua surah