Dan (juga) pada (kisah kaum) ‘Ad, ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
Tafsir ringkas
Dan perhatikanlah pula tanda-tanda kekuasaan Kami pada kisah kaum ‘Ad. Ingatlah ketika Kami kirimkan kepada mereka angin beku atau angin panas yang membinasakan mereka.
(angin itu) tidak membiarkan suatu apa pun yang dilandanya, bahkan dijadikannya seperti serbuk.
Tafsir ringkas
Saat bertiup, angin itu tidak membiarkan suatu apa pun yang dilandanya tetap seperti kondisinya semula, sesuai dengan ketetapan Allah. Bahkan, apa saja yang diterjang dijadikannya seperti serbuk halus yang diterbangkan angin.
Dan pada (kisah kaum) Samud, ketika dikatakan kepada mereka, “Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang ditentukan.”
Tafsir ringkas
Dan perhatikanlah pula tanda-tanda kekuasaan Kami pada ki-sah kaum Samud. Ingatlah ketika dikatakan kepada mereka oleh Nabi Saleh,“Bersenang-senanglah kamu sampai waktu yang telah ditentukan oleh Allah”.
Lalu mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, maka mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.
Tafsir ringkas
Lalu mereka berlaku angkuh dan ingkar terhadap perintah Tuhannya. Mereka bahkan menyembelih unta betina mukjizat Nabi Saleh. Akibat kedurhakaan ini maka mereka disambar oleh petir yang datang dari arah awan hitam. Mereka binasa karenanya, sedang mereka saat itu melihatnya sendiri saat azab itu menimpa.
Maka mereka tidak mampu bangun dan juga tidak mendapat pertolongan,
Tafsir ringkas
Petir itu menyambar dengan dahsyat, maka mereka tidak mampu bangun untuk menyelamatkan diri dan juga tidak mendapat pertolongan dari siapa pun. Itulah kisah umat terdahulu yang durhaka kepada para nabinya,
dan sebelum itu (telah Kami binasakan) kaum Nuh. Sungguh, mereka adalah kaum yang fasik.
Tafsir ringkas
dan sesungguhnya sebelum itu telah Kami binasakan pula kaum Nuh karena keingkaran mereka. Sungguh, mereka semua adalah kaum yang fasik, durhaka, dan enggan beriman.
Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan (Kami), dan Kami benar-benar meluaskannya.
Tafsir ringkas
Tidak hanya berkuasa mengazab umat yang durhaka dan ingkar pada ajaran nabi, Allah juga kuasa menciptakan langit dan alam semesta. Dan langit yang terhampar luas di atas kepalamu itu Kami bangun dengan kekuasaan Kami Yang Mahadahsyat dan Mahasempurna, dan Kami benar-benar memiliki kekuasaan yang tidak terbatas sehingga tidak ada yang dapat menghalangi Kami untuk meluaskannya.
48
وَالْاَرْضَ فَرَشْنٰهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُوْنَ
Dan bumi Kami hamparkan; maka (Kami) sebaik-baik yang telah menghamparkan.
Tafsir ringkas
Dan bumi Kami hamparkan seluas-luasnya untuk menjadi tempat tinggal manusia dan makhluk lain; maka dengan bukti-bukti itu nyatalah bahwa Kami adalah sebaik-baik yang telah menghamparkan.
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan agar kamu mengingat (kebesaran Allah).
Tafsir ringkas
Dan segala sesuatu di alam semesta telah Kami ciptakan secara berpasang-pasangan untuk saling melengkapi. Yang demikian ini agar kamu selalu mengingat kekuasaan dan kebesaran Allah.
Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.
Tafsir ringkas
Wahai manusia, demikian besar kekuasaan Allah, maka segeralah kembali kepada Allah dengan menaati ajaran-Nya dan menunaikan perintah-Nya. Sungguh, aku adalah seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untuk kepentingan dan kebahagiaanmu.
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain selain Allah. Sungguh, aku seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untukmu.
Tafsir ringkas
Dan untuk kembali kepada-Nya janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain untuk disembah selain Allah. Sungguh, aku merupakan seorang pemberi peringatan yang jelas dari Allah untuk kebaikan dan kesejahteraanmu.
Demikianlah setiap kali seorang Rasul yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, mereka (kaumnya) pasti mengatakan, “Dia itu pesihir atau orang gila.”
Tafsir ringkas
Tidak hanya Nabi Muhammad yang didustakan oleh kaumnya yang ingkar, para rasul terdahulu pun menghadapi tentangan kaumnya yang durhaka. Demikianlah sikap orang kafir Mekah; mereka menentang dakwah Nabi Muhammad dan mengatainya sebagai pendusta. Hal yang sama juga terjadi pada masa lalu; setiap kali seorang rasul yang datang untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang sebelum mereka, mereka yang ingkar pasti menolak dan mengingkarinya serta mengatakan, “Dia itu pasti seorang pesihir atau orang gila.
53
اَتَوَاصَوْا بِهٖۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
Tafsir ringkas
Sikap kaum kafir Mekah dan umat terdahulu identik, maka muncul pertanyaan apakah mereka pernah saling berpesan melalui kakek moyang tentang apa yang dikatakan itu? Tentu tidak. Mereka tidak saling berpesan, tetapi sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas dan be-nar-benar tidak mau beriman pada dakwah para rasul.
54
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ اَنْتَ بِمَلُوْمٍ
Maka berpalinglah engkau dari mereka, dan engkau sama sekali tidak tercela.
Tafsir ringkas
Wahai Nabi Muhammad, mereka tidak akan berhenti mengingkarimu, maka berpalinglah engkau dari mereka. Biarkan mereka mencercamu, tetapi teruskan perjuanganmu mengajak mereka ke jalan Allah. Dan berkat keteguhan sikapmu dalam berdakwah, engkau sama sekali tidak keliru dan tidak pula tercela karena penolakan dan keingkaran mereka.
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin.
Tafsir ringkas
Wahai Nabi Muhammad, dengan anugerah Allah, istikamahlah dalam dakwahmu dan tetaplah memberi peringatan kepada umatmu. Kalau orang-orang kafir itu tidak memperoleh faedah dari dakwahmu akibat penolakan mereka, jangan berputus asa karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang mukmin dan hal itu akan selalu menambah keyakinan mereka.
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
Tafsir ringkas
Allah memerintah Nabi Muhammad beristikamah dalam mengajak umatnya mengesakan Allah karena sesunguhnya itulah tujuan penciptaan. Aku tidak menciptakan jin dan manusia untuk kebaikan-Ku sendiri. Aku tidak menciptakan mereka melainkan agar tujuan hidup mereka adalah beribadah kepada-Ku karena ibadah itu pasti bermanfaat bagi mereka.
Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku.
Tafsir ringkas
Aku menciptakan manusia dan jin hanya agar mereka beribadah, bukan agar mereka memberi balasan apa pun kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki atau balasan sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki agar mereka memberi makan kepada-Ku, seperti halnya mereka memberi sesajian kepada dewa atau tuhan yang mereka sembah.
Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.
Tafsir ringkas
Sungguh, Allah Mahakuasa dan tidak memerlukan sesuatu dari makhluknya karena Dialah Pemberi rezeki kepada makhluk-Nya, dan Dia juga yang mempunyai kekuatan yang sangat besar lagi sangat kukuh.
Maka sungguh, untuk orang-orang yang zalim ada bagian (azab) seperti bagian teman-teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.
Tafsir ringkas
Dengan ajaran yang disampaikan para rasul, Allah menegaskan bahwa siapa saja yang ingkar kepada-Nya maka sungguh mereka diancam dengan azab yang pedih. Karena itu, untuk orang-orang yang zalim dan tidak taat pada tuntunan-Nya pasti akan ada bagian azab seperti bagian teman-teman mereka dari generasi terdahulu yang selalu ingkar; maka janganlah mereka yang durhaka itu meminta kepada-Ku untuk menyegerakan azab yang merupakan hukuman-Nya.
Maka celakalah orang-orang yang kafir pada hari yang telah dijanjikan kepada mereka (hari Kiamat).
Tafsir ringkas
Bila azab Allah datang, maka celakalah orang-orang yang kafir dan mendurhakai-Nya pada hari pembalasan yang telah dijanjikan kepada mereka. Pada saat itu tidak seorang pun dapat menghindarkan diri dari balasan perbuatannya dan tidak ada pula yang dapat menyelamatkannya dari azab tersebut.