Kemudian setelah manusia menuntaskan hidupnya di dunia, Dia mematikannya dengan mencabut rohnya dan menguburkannya untuk menjalani kehidupan baru di alam barzakh. Manusia tidak bisa menolak kematian; sebagaiamana dia diciptakan dari tanah, dia akan kembali ke tanah.
22
ثُمَّ اِذَا شَاۤءَ اَنْشَرَهٗۗ
kemudian jika Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
Tafsir ringkas
Setelah manusia berada di alam barzakh sekian lama, kemudian jika Dia menghendaki, Dia akan membangkitkannya kembali di hari kebangkitan untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di dunia.
23
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ اَمَرَهٗۗ
Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
Tafsir ringkas
Allah telah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada manusia, namun banyak dari mereka enggan bersyukur, bahkan berbuat maksiat. Sungguh suatu hal yang mengherankan. Sekali-kali jangan berbuat demikian; dia itu belum melaksanakan apa yang Dia perintahkan kepadanya, yaitu beriman, beribadah, dan menaati aturan-Nya.
24
فَلْيَنْظُرِ الْاِنْسَانُ اِلٰى طَعَامِهٖٓ ۙ
Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
Tafsir ringkas
Jika manusia bersikeras dengan keingkarannya, maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya yang dia makan setiap hari; dari mana makanan itu berasal?
25
اَنَّا صَبَبْنَا الْمَاۤءَ صَبًّاۙ
Kamilah yang telah mencurahkan air melimpah (dari langit),
Tafsir ringkas
Kamilah yang menyediakan makanan itu bagi mereka melalui beberapa tahap. Kamilah yang telah mencurahkan air hujan yang melimpah dari arah langit, yang berasal dari uap air yang membentuk awan yang menggumpal dan saling bertumpuk.
26
ثُمَّ شَقَقْنَا الْاَرْضَ شَقًّاۙ
kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,
Tafsir ringkas
Kemudian setelah air hujan itu membasahi bumi, Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya. Kami suburkan kembali bumi yang tadinya tandus. Biji-bijian di dalam tanah mulai hidup dan menyeruak ke atas, membelah permukaan tanah.
27
فَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا حَبًّاۙ
lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian,
Tafsir ringkas
Lalu di sana Kami tumbuhkan biji-bijian dengan segala macam dan ragamnya, seperti biji padi dan gandum.
28
وَّعِنَبًا وَّقَضْبًاۙ
dan anggur dan sayur-sayuran,
Tafsir ringkas
Dan Kami tumbuhkan pula di sana anggur dan sayur-sayuran,
29
وَّزَيْتُوْنًا وَّنَخْلًاۙ
dan zaitun dan pohon kurma,
Tafsir ringkas
dan demikian pula zaitun dan pohon kurma yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
30
وَّحَدَاۤئِقَ غُلْبًا
dan kebun-kebun (yang) rindang,
Tafsir ringkas
Dan Kami tumbuhkan juga dengan air hujan itu kebun-kebun yang rindang dan menyejukkan pandangan, menjadi tempat tinggal ber-bagai binatang, dan memproduksi oksigen.
31
وَفَاكِهَةً وَّاَبًّا
dan buah-buahan serta rerumputan.
Tafsir ringkas
Dan dengan air hujan itu pula Kami tumbuhkan pohon penghasil buah-buahan yang beraneka warna serta rerumputan.
32
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ
(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
Tafsir ringkas
Kami tumbuhkan itu semua untuk kesenanganmu agar hidupmu makmur dan sejahtera, dan untuk kesenangan hewan-hewan ternakmu. Dengan itu semua kamu hidup tenang dan tidak bersusah payah. Kamu hanya perlu emanfaatkannya, menjaga kelestariannya, dan mengimani Penciptanya sebagai bentuk rasa syukurmu kepada-Nya.
33
فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ ۖ
Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
Tafsir ringkas
Kenikmatan-kenikmatan itu kelak akan diminta pertanggungjawabannya pada hari kiamat. Maka apabila datang suara tiupan sangkakala kedua yang memekakkan telinga dan menjadi penanda bangkitnya manusia dari kubur,
34
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ اَخِيْهِۙ
pada hari itu manusia lari dari saudaranya,
Tafsir ringkas
yaitu pada hari itu manusia lari dari orang yang dicintainya, seperti saudaranya,
35
وَاُمِّهٖ وَاَبِيْهِۙ
dan dari ibu dan bapaknya,
Tafsir ringkas
dan dari ibu dan bapaknya yang melindungi dan mengayominya,
36
وَصَاحِبَتِهٖ وَبَنِيْهِۗ
dan dari istri dan anak-anaknya.
Tafsir ringkas
dan dari istri dan anak-anaknya yang selalu bersamanya,
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya.
Tafsir ringkas
maka setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya. Semua ingin menyelamatkan diri sendiri tanpa menghiraukan orang lain. Mereka takut dan cemas atas apa yang terjadi di hadapan mereka dan khawatir akan nasib mereka.
38
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ مُّسْفِرَةٌۙ
Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri,
Tafsir ringkas
Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri. Itulah muka orang-orang yang pada saat di dunia beriman dan beramal saleh.
39
ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ۚ
tertawa dan gembira ria,
Tafsir ringkas
Mereka tertawa dan bergembira ria bersama kaum mukmin yang lain. Mereka tidak takut dan khawatir akan nasib mereka karena yakin Allah akan memberi balasan dengan sebaik-baiknya.
40
وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌۙ
dan pada hari itu ada (pula) wajah-wajah yang tertutup debu (suram),
Tafsir ringkas
Dan di sisi yang lain pada hari itu ada pula wajah-wajah manusia yang tertutup debu,