فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!
Tafsir ringkas
Maka perhatikanlah betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku kepada orang-orang yang ingkar dan durhaka.
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!
Maka perhatikanlah betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku kepada orang-orang yang ingkar dan durhaka.
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ࣖ
Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Peristiwa yang menimpa kaum ‘Ad merupakan pelajaran berharga bagi orang yang mau memperhatikan. Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi semua manusia. Maka, adakah di antara mereka orang yang mau mengambil pelajaran sehingga Allah melimpahkan karunia kepadanya dan membantunya memahami kitab suci ini?
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ بِالنُّذُرِ
Kaum Samud pun telah mendustakan peringatan itu.
Seperti kaum Nabi Nuh dan kaum ‘Ad, kaum Samud pun mengingkari dakwah nabi mereka, Nabi Saleh. Kaum Samud pun telah mendustakan rasul Allah dan peringatan itu
فَقَالُوْٓا اَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهٗٓ ۙاِنَّآ اِذًا لَّفِيْ ضَلٰلٍ وَّسُعُرٍ
Maka mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita? Sungguh, kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.
Maka mereka berkata, “Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia biasa di antara kita yang tidak memiliki keistimewaan dan pengikut, sedang dia mengajarkan sesuatu yang bertentangan dengan keyakinan nenek moyang kita? Sungguh, kalau begitu kita benar-benar telah sesat dan gila.
ءَاُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِنْۢ بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ اَشِرٌ
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Pastilah dia (Saleh) seorang yang sangat pendusta (dan) sombong.”
Apakah wahyu itu justru diturunkan kepadanya, bukan kepada orang lain di antara kita yang lebih istimewa dan berpengaruh? Pastilah dia seorang pendusta besar lagi sombong.”
سَيَعْلَمُوْنَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْاَشِرُ
Kelak mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya sangat pendusta (dan) sombong itu.
Allah membantah, “Kelak, saat bukti-bukti yang menguatkan kenabiannya ditampakkan, mereka akan mengetahui siapa yang sebenarnya layak disebut sangat pendusta dan sombong itu.”
اِنَّا مُرْسِلُوا النَّاقَةِ فِتْنَةً لَّهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْۖ
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah mereka dan bersabarlah (Saleh).
Sesungguhnya Kami akan menciptakan dan mengirimkan seekor unta betina sebagai mukjizat yang membuktikan kebenaran Nabi Saleh dan sebagai cobaan bagi mereka, apakah mereka beriman atau tidak. Maka sesudah kami kirimkan unta itu, tunggulah tindakan mereka kepadanya dan bersabarlah menanti tindakan Kami terhadap mereka.
وَنَبِّئْهُمْ اَنَّ الْمَاۤءَ قِسْمَةٌ ۢ بَيْنَهُمْۚ كُلُّ شِرْبٍ مُّحْتَضَرٌ
Dan beritahukanlah kepada mereka bahwa air itu dibagi di antara mereka (dengan unta betina itu); setiap orang berhak mendapat giliran minum.
Wahai Nabi Saleh, dan beritahukanlah kepada mereka, yaitu kaum Samud, bahwa air sumur yang menjadi sumber minum mereka itu dibagi di antara mereka dengan unta betina itu; setiap orang berhak mendapat giliran minum dan hanya bisa mengambil jatah sesuai giliran tersebut.
فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطٰى فَعَقَرَ
Maka mereka memanggil kawannya, lalu dia menangkap (unta itu) dan memotongnya.
Mereka merasa kecewa dengan pembagian jatah air itu. Maka mereka memanggil kawannya yang dikenal kuat dan kejam untuk membunuh unta itu, lalu dia menangkap unta itu dan memotongnya. Akibat kedurhakaan ini,
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku!
maka lihatlah betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku kepada mereka.
اِنَّآ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَّاحِدَةً فَكَانُوْا كَهَشِيْمِ الْمُحْتَظِرِ
Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.
Begitu unta tersebut dibunuh, datanglah azab Allah kepada mereka. Kami kirimkan atas mereka satu suara yang keras dan mengguntur, maka dengan sangat cepat jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk.
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ
Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Uraian pada ayat-ayat sebelumnya menjadi pelajaran bagi mereka mau berpikir dan mengambil ibrah. Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk dijadikan peringatan, maka adakah orang yang secara sungguh-sungguh mau mengambil pelajaran darinya sehingga Allah melimpahkan karunia dan membantu dia memahami isinya?
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطٍ ۢبِالنُّذُرِ
Kaum Lut pun telah mendustakan peringatan itu.
Beralih dari kisah Kaum Samud dan azab yang menimpa mereka, Allah lalu bertutur tentang kisah Nabi Lut. Kaum Lut pun telah mendustakan peringatan nabinya itu.
اِنَّآ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا اِلَّآ اٰلَ لُوْطٍ ۗنَجَّيْنٰهُمْ بِسَحَرٍۙ
Sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Kami selamatkan mereka sebelum fajar menyingsing,
Akibat keingkaran mereka, sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang berembus amat kencang dan membawa batu-batu untuk kami timpakan kepada mereka, kecuali keluarga Lut. Kami selamatkan mereka dari bencana itu sebelum fajar menyingsing.
نِّعْمَةً مِّنْ عِنْدِنَاۗ كَذٰلِكَ نَجْزِيْ مَنْ شَكَرَ
sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
Kami lakukan itu semua sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami selalu memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
وَلَقَدْ اَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ
Dan sungguh, dia (Lut) telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka mendustakan peringatan-Ku.
Allah tidak menimpakan azab itu kepada kaum Nabi Lut secara tiba-tiba karena sebelumnya mereka telah diberi peringatan. Dan sungguh, dia telah memperingatkan mereka agar berhenti dari kedurhakaan yang akan menyebabkan jatuhnya hukuman Kami, tetapi mereka tetap mendustakan peringatan-Ku.
وَلَقَدْ رَاوَدُوْهُ عَنْ ضَيْفِهٖ فَطَمَسْنَآ اَعْيُنَهُمْ فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Dan sungguh, mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan peringatan-Ku!
Puncak keingkaran kaum Nabi Lut adalah kebiasaan mereka berhubungan seksual sesama jenis. Suatu hari Nabi Lut kedatangan tamu pria. Mereka pun bergegas ke rumah Nabi Lut. Dan sungguh, mereka telah membujuknya agar menyerahkan tamunya itu kepada mereka untuk diajak berhubungan seksual, lalu Kami butakan mata mereka akibat kedurhakaan ini, maka rasakanlah betapa pedih azab-Ku dan peringatan-Ku!
وَلَقَدْ صَبَّحَهُمْ بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّۚ
Dan sungguh, pada esok harinya mereka benar-benar ditimpa azab yang tetap.
Tidak hanya membutakan mata mereka, Allah juga menimpakan kepada mereka azab yang lebih pedih. Dan sungguh, pada esok harinya mereka benar-benar ditimpa azab yang tetap sehingga binasalah mereka semua.
فَذُوْقُوْا عَذَابِيْ وَنُذُرِ
Maka rasakanlah azab-Ku dan peringatan-Ku!
Maka rasakanlah betapa pedihnya azab-Ku dan bukti dari peringatan-Ku!
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ࣖ
Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
Allah menuturkan kisah ini untuk mengingatkan betapa besar nikmat-Nya kepada manusia. Allah ingin agar manusia mau mengambil dari kisah itu pelajaran bagi kehidupannya. Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk dijadikan peringatan, maka adakah orang yang secara sungguh-sungguh mau mengambil pelajaran darinya sehingga Allah melimpahkan karunia dan membantunya memahami isinya?